HMPS IAT Menggelar Lingkaran Kajian Rutin Kitab 'Qawa'id al-Tafsir'

Bermula pada hari Rabu, 20 Februari 2019, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (IAT) memfasilitasi forum kajian kitab Qawa'id al-Tafsir Jam’an wa Dirasatan dengan menghadirkan pemantik yang mumpuni di bidangnya, yaitu Faishol Amin atau yang akrab dipanggil dengan “Mas Faishol”, salah satu mahasiswa prodi IAT angkatan 2015. Kitab yang merupakan hasil dari disertasi salah satu ulama Saudi Arabia, Syaikh Dr. Khalid bin Utsman al-Sabt ini merupakan vitamin wajib bagi mahasiswa IAT, terutama bagi mahasiswa semester 4 atau angkatan 2017 yang sedang mengikuti mata kuliah terkait.

Kajian ini merupakan agenda rutin minggguan yang bertempat di lobby utara lantai 1 Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI), dengan waktu pelaksanaan kurang lebih sekitar 1,5-2 jam (pukul 15.00-17.00). Mas Faishol selaku pemantik selalu memaparkan pembahasan kitab ini dengan lugas, santai dan disertai dengan candaan ringan. Mahasiswa antusias dan menghadiri kajian ini. Sistem ngaji kitab ini mirip dengan yang umumnya dilakukan di pondok. Biasanya Mas Faishol membacakan teks asli dari kitab, kemudian menerjemahkannya dengan bahasa yang akademis. Menurut Mas Faishol, “Belajar paling asyik itu adalah dengan cara menyampaikan sesuatu yang sudah ada di kepala, lalu menunggu orang lain untuk meresponnya”, sehingga, dengan kerendahan hatinya, ia selalu memberi kesempatan kepada audiens untuk memberi makna yang sesuai atau menginterpretasikan teks yang telah dibaca sebelum ia menjelaskan sesuai dengan apa yang dipahaminya.

Mengenai audiens kajian kitab al-Sabt ini, setiap minggunya tak kurang dari 15 mahasiswa yang bergabung. Bahkan, ketika awal kali diadakan kajian, sekitar 30 mahasiswa IAT membanjiri lobby FUPI. Sebagai bukti kecintaannya terhadap ulama, Mas Faishol selalu menularkan semangat kepada audiens untuk lebih akrab dengan kitab turast ulama. Sehingga, audiens terlihat sangat bersemangat dan antusias mengikuti jalannya kajian hingga akhir. Kajian ini selain bertujuan untuk memudahkan teman-teman IAT dalam memahami materi perkuliahan, juga diharapkan menambah rasa kekeluargaan antar mahasiswa prodi IAT, baik dengan satu angkatan maupun dengan angkatan lain. (Mahfudhoh Ainiyah)