Menuju Output Berkualitas Global: Langkah Strategis Prodi IAT UIN Sunan Kalijaga Merespons SDGs Lewat Redesain Kurikulum di D'Girijati
Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar agenda strategis Redesain Kurikulum pada 20–22 Juli 2026. Kegiatan konsolidasi akademik ini berlangsung intensif di D'Girijati, Gunungkidul, dengan difasilitasi penuh oleh Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Langkah redesain ini diambil sebagai respons adaptif terhadap perkembangan zaman, tuntutan pembaruan integrasi-interkoneksi keilmuan, serta penguatan luaran (output) lulusan agar makin responsif terhadap tantangan sosial-keagamaan global.
Konsolidasi Akademik demi Lulusan yang Adaptif
Selama tiga hari pelaksanaan, tim perumus kurikulum Prodi IAT bersama pimpinan fakultas membedah struktur matakuliah, capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga pemetaan profil alumni. Penyusunan ulang ini difokuskan pada penguatan fondasi keilmuan Al-Qur'an dan Tafsir yang tetap berpijak pada nilai kebangsaan, inklusivitas, serta pemanfaatan teknologi digital dalam studi Islam.
Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pijakan penting untuk menyelaraskan kurikulum dengan standar nasional dan kebutuhan dunia kerja maupun akademik masa kini.
"Redesain ini bukan sekadar bongkar-pasang matakuliah, melainkan penajaman arah dan orientasi keilmuan agar mahasiswa IAT UIN Sunan Kalijaga memiliki kedalaman tradisi turats sekaligus kecakapan metodologis yang relevan dengan konteks zaman," ujar Kaprodi IAT di sela-sela kegiatan.
Pesan Dekan FUPI: Menjaga Mutu dan Spirit Integrasi-Interkoneksi
Dalam arahannya, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mengawal kualitas akademis di lingkungan FUPI UIN Sunan Kalijaga. Ia mengapresiasi kerja keras tim perumus Prodi IAT yang memanfaatkan momen konsolidasi di Gunungkidul ini secara efektif. Pesan Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga:
"Redesain kurikulum merupakan roh dari keberlangsungan mutu akademik kita. Saya berharap Prodi IAT mampu melahirkan kurikulum yang tidak hanya kokoh secara epistemologis, tetapi juga memiliki daya tawar yang tinggi di tingkat nasional maupun internasional.Mari kita hadirkan kurikulum yang menghidupkan nilai integrasi-interkoneksi, mencetak mufasir muda yang moderat, kritis, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat."
Redesain Program IUP dan Pembahasan Draf Tugas Akhir
Di samping merumuskan kurikulum reguler, pada sesi akhir pertemuan ini Prodi IAT juga secara khusus melakukan redesain kurikulum untuk program internasional (International Undergraduate Program / IUP). Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat standar pembelajaran berorientasi global dan memperluas jejaring akademik internasional. Selain itu, tim perumus turut mendiskusikan draf tugas akhir bagi mahasiswa Prodi IAT. Pembahasan ini mencakup pembaruan panduan penulisan, diversifikasi bentuk skripsi/tugas akhir, serta skema publikasi ilmiah agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan karya akademik yang responsif dan berkualitas tinggi. Melalui kegiatan yang ditutup pada Rabu(22/7/2026) ini, hasil dari pertemuan di D'Girijati diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi alumni IAT UIN Sunan Kalijaga yang unggul, moderat, dan berdaya saing global.
SKD