Kaprodi IAT, Prof. Dr. KH. Abdul Mustaqim sampaikan Visi Misi Calon Rektor UIN Sunan Kalijaga

Foto hanya Ilustrasi
Selasa, 17 Februari 2020, senat Universitas mengadakan rapat khusus dalam rangka penilaian kualitatif calon rektor. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penjaringan calon rektor oleh panitia. Sejak awal Januari panita yang diketua Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H. M.Hum. telah memberikan informasi kepada civitas akademika UIN Sunan Kalijaga tentang sosialisasi persyaratan di antaranya memiliki jabatan Guru Besar dan doktor.
Selain itu, sejumlah syarat lain juga diumumkan ke publik. Dengan demikian, proses penjaringan calon rektor akan menjadi akuntabel dan transparan. Kegiatan di atas kemudian disempurnakan dengan seleksi berkas berdasarkan pendaftaran yang ada. Setidaknya selama masa penjaringan dan pendaftaran terdapat sembilan guru besar (profesor) di lingkungan UIN Sunan Kalijaga yang berpartisipasi melakukan pendaftaran. Mereka terdiri dari dua kandidat calon rektor perempuan dan tujuh orang laki-laki. Salah satu calon rektor untuk tahun 2020-2024 tersebut adalah Prof. Dr. KH. Abdul Mustaqim, M.Ag. ketua prodi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT).
Prof. Mustaqim sebagai salah satu kandidat mempresentasikan visi, misi kepemimpinan. Selain itu juga beliau menyampaikan manajemen peningkatan PT. Pengalaman guru besar kelahiran Purworejo tersebut sangat banyak. Salah satunya adalah mengelola dan memimpin Prodi IAT selama empat tahun dengan menjadikan prodinya mampu mendapatkan nilai A dari BAN-PT dan sekaligus tersertifikasi AUNQA. Selain itu, kemampuan akademik dalam menulis tidak dapat diragukan lagi karena sejumlah tulisan selalu hadir oleh tangan prosesor muda yang kelahiran tahun 1972 ini dalam setiap harinya.
Selain hal di atas, sosok Abi panggilan akrab santrinya juga sangat intens dalam pengabdian di masyarakat. Setidaknya, selalu menjadi imam shalat di pesantren yang didirikannya serta jadwal khatib Jum'atnya penuh dalam 54 minggunya dalam setiap tahunnya. Dengan demikian, sosok calon rektor ini merupakan cocok yang representatif mampu memajukan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pribadi calon rektor memiliki kualitas dan akhlak yang baik sehingga mampu menjadikan UIN Sunan Kalijaga sebagai universitas yang unggul. (MAS)