Beri Kuliah Tamu di UKM Malaysia: Dr. Phil Mu’ammar Zayn Qadafi Kupas Studi Tafsir Klasik dengan Pendekatan Baru

Pada tanggal 29 Oktober 2024, Dr. Phil Mu'ammar Zayn Qadafi, dosen dari Program Studi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga, memberikan kuliah tamu di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Acara ini dihadiri oleh para akademisi serta mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari Program Studi Qur'an dan Sunnah UKM.

Tema utama kuliah tersebut adalah pentingnya melakukan studi tafsir klasik dengan pendekatan yang baru dan segar. Dr. Phil Mu'ammar Zayn Qadafi menggarisbawahi bahwa meskipun tafsir klasik memiliki peran penting dalam tradisi Islam, pendekatan kontemporer sangat diperlukan untuk membuatnya relevan dengan tantangan zaman modern.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana studi kitab tafsir yang mendalam tidak hanya terbatas pada metode tematik-kontekstual, tetapi juga perlu memperhitungkan konteks sejarah, sosial, budaya, dan perkembangan teknologi yang ada pada saat itu sekaligus perbandingannya dengan kondisi masa kini. Dr. Phil Mu'ammar Zmenyarankan agar pendekatan-pendekatan baru diintegrasikan dalam penelitian tafsir guna menjembatani tradisi lama dengan kebutuhan umat Islam di era modern.

Pentingnya Inovasi dalam Kajian Tafsir

Dr. Phil Mu'ammar menyatakan bahwa penafsiran Al-Qur'an secara kontekstual sangat diperlukan untuk menafsirkan teks suci ini sesuai dengan realitas sosial yang berkembang. "Kita perlu menghidupkan kembali semangat intelektual ulama klasik, namun dengan sudut pandang dan alat-alat yang sesuai dengan zaman sekarang," tegasnya.

Dengan adanya inovasi-inovasi ini, ia berharap bahwa studi tafsir klasik tidak hanya tetap hidup, tetapi juga dapat diakses oleh lebih banyak kalangan, terutama generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi modern.

Kuliah tamu ini memperkuat hubungan akademis antara UIN Sunan Kalijaga dan UKM, dengan harapan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dalam bidang penelitian dan pengembangan studi Al-Qur'an. Baik UIN Sunan Kalijaga maupun UKM sama-sama berkomitmen untuk mendorong inovasi dalam studi keagamaan, menjadikannya lebih relevan dan aplikatif bagi umat Islam di seluruh dunia.

Acara ini menjadi momen penting bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengetahuan dan memperkuat posisi sebagai pusat studi Islam di Asia Tenggara.