Puncak Pendampingan JSIAH: Upaya Pengembangan Jurnal Sinta 2–4 Menuju Indeksasi Scopus

Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis (JSIAH) menyelenggarakan kegiatan Submission Day: Pendampingan Jurnal Sinta 2–4 Menuju Scopus pada tanggal 26–27 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Rohan Yogyakarta dan diikuti oleh pengelola delapan jurnal ilmiah yang berasal dari berbagai wilayah dan perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan Submission Day ini merupakan bagian akhir dari rangkaian program pelatihan dan pendampingan jurnal yang telah dilaksanakan sebelumnya. Program tersebut dirancang secara berkelanjutan sebagai bentuk perhatian dan komitmen JSIAH yang telah menjadi jurnal pertama terindeks Scopus dalam bidang studi Al-Qur’an di Indonesia dalam mendukung dan memperkuat jurnal-jurnal lain di bidang studi Al-Qur’an dan Hadis. Melalui program ini, JSIAH berupaya meningkatkan kapasitas pengelolaan jurnal, memperkuat tata kelola editorial, serta mempersiapkan jurnal-jurnal peserta agar memenuhi standar internasional, khususnya dalam rangka pengajuan indeksasi ke Scopus.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Prof. Dr. Robby Habiba Abror, S.Ag., M.Hum., serta Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Subkhani Kusuma Dewi, M.A., Ph.D. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menjadi penanda dukungan institusional dalam upaya peningkatan mutu jurnal ilmiah.

Sambutan pertama disampaikan oleh Managing Editor JSIAH, Ahmad Yafik Mursyid, M.Ag., yang menyebut posisi strategis editor dalam pengelolaan jurnal. Editor dipandang sebagai aktor kunci yang menentukan arah, kualitas, dan identitas jurnal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas editorial menjadi prasyarat penting dalam upaya peningkatan reputasi jurnal. Lebih lanjut, disampaikan bahwa selain berorientasi pada capaian indeksasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun jejaring dan ekosistem jurnal ilmiah yang kolaboratif, sehingga tercipta ruang berbagi penguatan kapasitas pengelola jurnal, serta sinergi berkelanjutan antarjurnal di bidang studi Al-Qur’an dan Hadis.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kaprodi IAT, Subkhani Kusuma Dewi, M.A., Ph.D. Beliau menegaskan bahwa keberlanjutan jurnal menuntut kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi dalam berbagai aspek pengelolaan. Jurnal diharapkan tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat akademik yang berkelanjutan. Selain itu, beliau menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antarjurnal, baik dalam pengelolaan manajemen maupun proses submission artikel. Karena itulah beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh JSIAH ini. Upaya peningkatan indeksasi jurnal menuju Scopus juga dipandang relevan dengan implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE), yang menempatkan publikasi dan sitasi sebagai salah satu indikator capaian pembelajaran.

Sambutan penutup dalam pembukaan kegiatan ini disampaikan oleh Prof. Dr. Robby Habiba Abror, S.Ag., M.Hum., yang menegaskan urgensi pembangunan ekosistem jurnal ilmiah sejak dini. Hal ini dinilai strategis dalam menghadapi agenda akreditasi perguruan tinggi tahun 2028, yang diproyeksikan akan meningkatkan kebutuhan dosen terhadap publikasi pada jurnal bereputasi internasional, termasuk jurnal terindeks Scopus.

Dengan demikian, kegiatan ini secara resmi menjadi pembuka rangkaian Submission Day yang berlangsung hingga 27 Januari 2026, dengan fokus pada pendampingan intensif dan aplikatif bagi jurnal-jurnal peserta dalam rangka peningkatan kualitas dan kesiapan menuju indeksasi internasional.