BERTEKAD MENINGKATKAN MUTU PRODI, PRODI IAT UIN SUKA ADAKAN REDESAIN KURIKULUM

Redesain kurikulum adalah langkah krusial bagi sebuah program studi di perguruan tinggi. Dengan memastikan relevansi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memenuhi tuntutan pasar kerja, menanggapi perubahan dalam dinamika sosial, dan meningkatkan efisiensi pembelajaran, perguruan tinggi dapat memastikan bahwa lulusan mereka memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi di tingkat global. Dengan kata lain, redesain kurikulum bukan hanya suatu kebutuhan, tetapi juga suatu investasi dalam masa depan pendidikan dan perkembangan masyarakat.

Menyadari hal penting di atas, prodi Ilmu al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga pada 26-29 Ontober 2023 mengadakan acara redesain kurikulum dengan menghadirkan Prof. Ahmad Baidowi sebagai representasi pengurus Asosiasi Ilmu al-Qur'an dan Tafsir se-Indonesia, bebera alumni dan ahli terkait. Hadir pula dalam acara ini adalah Prof. Zuhri sebagai wakil dekan bidang Akademik Fak. Ushuluddin dan Pemikiran islam UIN Sunan Kalijaga. Hasil dari acara redesain kurikulum ini akan diterapkan pada sekitar tahun 2025 yang akan datang. Dalam acara ini, prodi IAT UIN Sunan Kalijagamelahirkan beberapa mata kuliah baru, antara lain English for Qur'an and tafseer Studies dan Arabic for Qur'an and Tafseer Studies.

Pendekatan inovatif yang diambil oleh Program Studi Ilmu Tafsir di UIN Sunan Kalijaga dengan menambahkan dua mata kuliah baru, yaitu "English for Qur'an and Tafseer Studies" dan "Arabic for Qur'an and Tafseer Studies," memiliki implikasi positif yang signifikan bagi mahasiswa. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kedua mata kuliah tersebut sangat penting:

  1. Akses Global untuk Sumber Tafsir: Dengan adanya mata kuliah "English for Qur'an and Tafseer Studies," mahasiswa akan dapat mengakses sumber-sumber tafsir dan penafsiran Al-Qur'an yang ditulis dalam bahasa Inggris. Hal ini penting karena bahasa Inggris adalah salah satu bahasa global yang digunakan dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Mahasiswa akan dapat menggali wawasan dari berbagai perspektif tafsir global, mengakses pemikiran cendekiawan internasional, dan memperluas pemahaman mereka tentang ayat-ayat Al-Qur'an.

  2. Kemampuan Bahasa Arab yang Mendalam: Mata kuliah "Arabic for Qur'an and Tafseer Studies" sangat krusial karena memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap bahasa Arab, bahasa asli Al-Qur'an. Penguasaan bahasa Arab secara mendalam memungkinkan mahasiswa untuk membaca, memahami, dan menganalisis teks Al-Qur'an secara langsung tanpa ketergantungan pada terjemahan. Kemampuan ini tidak hanya meningkatkan tingkat keakraban dengan kitab suci, tetapi juga memberikan landasan yang kuat bagi interpretasi yang akurat dan mendalam.

  3. Keterampilan Komunikasi Global: Mata kuliah "English for Qur'an and Tafseer Studies" tidak hanya memungkinkan mahasiswa untuk mengakses literatur dan pemikiran global, tetapi juga mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris mereka. Dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang baik, mahasiswa akan dapat berpartisipasi dalam forum internasional, berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai latar belakang, dan menyebarkan pemahaman tafsir Islam secara lebih luas.

  4. Mempersiapkan Mahasiswa untuk Lingkungan Kerja Global: Keterampilan berbahasa Inggris dan Arab yang diperoleh melalui kedua mata kuliah ini dapat meningkatkan daya saing mahasiswa di pasar kerja global. Dengan pengetahuan mendalam tentang Al-Qur'an dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa yang relevan, lulusan akan siap untuk menanggapi tantangan di berbagai konteks internasional, termasuk dalam bidang pendidikan, penelitian, keagamaan, dan diplomasi.

  5. Pengembangan Pemikiran Kritis: Kedua mata kuliah ini tidak hanya memberikan pengetahuan linguistik, tetapi juga melibatkan mahasiswa dalam pemikiran kritis terhadap berbagai interpretasi dan konsep-konsep Islam. Ini akan membantu mahasiswa mengembangkan wawasan intelektual yang mendalam dan kritis terhadap isu-isu keagamaan, budaya, dan sosial.

Dengan demikian, kedua mata kuliah ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa tetapi juga membantu mereka membangun keterampilan yang relevan dan diperlukan dalam dunia yang terus berubah dan semakin terhubung secara global.