Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Joint Research dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Yogyakarta – Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui pelaksanaan Joint Research bersama Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kolaborasi riset ini menjadi bagian dari upaya pengembangan keilmuan Al-Qur'an dan Tafsir yang responsif terhadap dinamika pemikiran Islam kontemporer sekaligus memperkuat posisi kedua institusi dalam menghasilkan penelitian bereputasi di tingkat global.

Kerja sama tersebut secara resmi dinyatakan melalui surat persetujuan penelitian bersama yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga pada 21 Mei 2025 dan hingga berita ini diunggah Joint research masih berlangsung.Dalam surat tersebut, Prodi IAT menyatakan persetujuannya untuk melaksanakan riset bersama internasional dengan Fakulti Pengajian Islam UKM melalui skema matching fund. Adapun output dari kerjasama ini adalah artikel Jurnal dengan target publikasi di Jurnal terindex Scopus.

Penelitian bersama ini mengangkat tema "Persepsi Mengenai Tafsir Historis-Kontekstual pada Dosen-Dosen Studi Qur'an dan Tafsir di UIN Sunan Kalijaga dan UKM Malaysia." Topik tersebut dipilih sebagai respons atas berkembangnya pendekatan historis-kontekstual dalam studi tafsir yang semakin mendapat perhatian di berbagai perguruan tinggi Islam, baik di Indonesia maupun Malaysia. Penelitian ini diharapkan mampu memotret pandangan para akademisi terhadap pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang dialog ilmiah mengenai perkembangan metodologi penafsiran Al-Qur'an di kawasan Asia Tenggara.

Dalam penelitian ini, Prof. Madya Dr. Haziyah Hussin dari Universiti Kebangsaan Malaysia bertindak sebagai ketua peneliti. Sementara itu, tim peneliti dari UIN Sunan Kalijaga terdiri atas Dr. Ali Imron, M.S.I., Dr. phil. Mu'ammar Zayn Qadafy, Fitriana Firdausi, M.Hum., Subkhani Kusuma Dewi, M.A., Ph.D., serta Aida Hidayah, S.Th.I., M.Hum. Dari pihak UKM turut bergabung Dr. Wan Nasyrudin Wan Abdullah dan Norsyamimi Mohd sebagai anggota tim peneliti. Komposisi tim yang melibatkan para akademisi dari dua negara ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas institusi dalam membangun kajian Al-Qur'an yang semakin komprehensif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Kolaborasi internasional ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menjadi media berbagi pengalaman penelitian, metodologi, serta perspektif keilmuan yang berkembang di masing-masing institusi. Kehadiran para peneliti dengan latar belakang kepakaran yang beragam diharapkan mampu menghasilkan temuan-temuan ilmiah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan studi Al-Qur'an dan Tafsir, khususnya terkait penerimaan dan implementasi pendekatan historis-kontekstual dalam lingkungan akademik.

Pendekatan historis-kontekstual sendiri merupakan salah satu pendekatan yang berkembang dalam studi tafsir modern. Pendekatan ini berupaya memahami ayat-ayat Al-Qur'an dengan mempertimbangkan konteks historis turunnya wahyu serta relevansinya dengan konteks sosial masa kini. Melalui penelitian ini, para peneliti akan menggali bagaimana para dosen Studi Qur'an dan Tafsir di kedua universitas memandang pendekatan tersebut, baik dari sisi metodologi, implementasi dalam pembelajaran, maupun kontribusinya terhadap pengembangan keilmuan Islam.

Program Joint Research ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga. Dalam beberapa tahun terakhir, Prodi IAT terus mendorong peningkatan kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri melalui penelitian bersama, seminar internasional, pertukaran akademisi, serta publikasi ilmiah kolaboratif. Langkah tersebut sejalan dengan visi UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan keilmuan dalam skala global.

Selain menghasilkan publikasi ilmiah bersama, penelitian ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antara UIN Sunan Kalijaga dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Hubungan kelembagaan yang semakin erat akan membuka peluang kerja sama lanjutan dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, penyelenggaraan konferensi internasional, hingga program mobilitas mahasiswa dan peneliti.

KetuaProgram Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga, Subkhani Kusuma Dewi, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa penelitian kolaboratif internasional merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah. Melalui kolaborasi dengan UKM, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan yang semakin memperkaya perspektif akademik para peneliti sekaligus memperluas kontribusi kajian Al-Qur'an dan Tafsir di tingkat internasional.

Lebih jauh, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sivitas akademika kedua universitas, tetapi juga bagi masyarakat dan perkembangan studi Islam secara umum. Temuan penelitian nantinya diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan metodologi pembelajaran tafsir, penyusunan kebijakan akademik, maupun penelitian lanjutan yang berkaitan dengan dinamika penafsiran Al-Qur'an di era kontemporer.

Melalui Joint Research ini, Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan riset-riset berkualitas yang lahir dari kolaborasi internasional. Sinergi antara UIN Sunan Kalijaga dan Universiti Kebangsaan Malaysia diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ekosistem akademik yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam dalam menjawab berbagai tantangan keilmuan di tingkat regional maupun global.