Program Studi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Berpartisipasi Aktif dalam The 7th AIAT se-Indonesia Annual Meeting and International Conference di Kediri
Program Studi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengembangan kajian Al-Qur'an di tingkat nasional. Sebanyak lima perwakilan dari Prodi Ilmu Tafsir, yang terdiri dari Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, dan tiga dosen, hadir dalam The 7th AIAT se-Indonesia Annual Meeting and International Conference yang digelar di Kediri, 2–5 September 2024.
Acara yang mengangkat tema "Towards a Surah-Based Research on the Qur'an" ini menjadi platform penting bagi para akademisi untuk berdiskusi, berbagi hasil penelitian terbaru, dan menggagas pendekatan inovatif dalam kajian Al-Qur'an berbasis surah. Kehadiran delegasi dari UIN Sunan Kalijaga menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung upaya memperkuat pendekatan akademik berbasis kontekstual terhadap studi Al-Qur'an.
Ketua Prodi Ilmu Tafsir, Dr. Ali Imron, M.S.I., menyatakan bahwa partisipasi dalam forum ini adalah bagian dari misi Prodi Ilmu Tafsir untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu tafsir di Indonesia. "Kami ingin memastikan bahwa Prodi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga terus menjadi bagian dari arus utama pengembangan studi Al-Qur'an di Indonesia, baik dalam hal kajian teoretis maupun praktik akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Selain menghadiri sesi-sesi konferensi, para dosen dari UIN Sunan Kalijaga juga berkesempatan mempresentasikan makalah yang relevan dengan subtema acara, seperti Thematic Coherence in Surah-Based Studies dan Tafsir of Individual Surahs in Contemporary Contexts. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam diskusi-diskusi akademik yang berlangsung, dengan membawa perspektif baru yang memperkaya kajian Al-Qur'an di Indonesia.
Acara ini juga menjadi momen penting bagi Prodi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga untuk memperluas jejaring akademik dengan institusi-institusi lain di seluruh Indonesia. "Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi wadah berbagi ilmu, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian dan pengembangan kajian Al-Qur'an yang lebih luas," ungkap Dr. Ali Imron.
Dengan kehadiran para perwakilannya, UIN Sunan Kalijaga menunjukkan dedikasi untuk terus berada di garis depan dalam upaya meningkatkan kualitas kajian tafsir Al-Qur'an di tanah air. Konferensi ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut.