Kuliah Tamu di UKM Malaysia: Fitriana Firdausi Bahas Dinamika Tafsir Al-Qur'an di Indonesia

Pada 29 Oktober 2024, Fitriana Firdausi, S.Th.I., M.Hum., dosen dari Program Studi Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kuliah ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa sarjana serta pascasarjana dari Program Studi Qur'an dan Sunnah UKM, dengan tema "Dinamika Tafsir Al-Qur'an di Indonesia."

Dalam kuliah tersebut, Fitriana menjelaskan perkembangan tafsir Al-Qur'an di Indonesia dari masa ke masa. Ia memaparkan bagaimana dinamika sosial, politik, dan budaya Indonesia telah memengaruhi berbagai corak dan metode tafsir yang berkembang di tanah air. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekayaan tradisi tafsir yang beragam, mulai dari pendekatan tradisional hingga metode kontekstual yang lebih modern.

Fitriana menekankan bahwa tafsir Al-Qur'an di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari konteks masyarakatnya. Ia menggarisbawahi bahwa banyak tafsir di Indonesia yang muncul sebagai respons terhadap isu-isu sosial, seperti pluralisme, kesetaraan gender, dan keadilan sosial. "Tafsir Al-Qur'an di Indonesia mencerminkan dinamika masyarakatnya, dan penting bagi kita untuk memahami bagaimana tafsir ini berkembang seiring dengan perubahan zaman," ujarnya.

Fitriana juga mengajak para peserta kuliah tamu untuk memahami bahwa dinamika tafsir di Indonesia bukan hanya isu lokal, tetapi memiliki relevansi di tingkat global. "Tafsir Indonesia memberikan perspektif yang unik dalam studi Al-Qur'an, terutama dalam konteks pluralitas dan moderasi Islam," jelasnya. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang dialog yang lebih luas antara akademisi dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia, untuk memperkaya kajian Al-Qur'an di tingkat internasional.

Kuliah tamu ini juga menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan akademik antara UIN Sunan Kalijaga dan UKM. Kedua institusi berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam pengembangan studi Al-Qur'an dan tafsir, melalui pertukaran dosen, penelitian bersama, serta program-program akademik lainnya. Acara ini menjadi cerminan nyata bagaimana kerja sama antar-kampus dapat mendorong pengembangan ilmu yang lebih luas dan berdampak positif bagi umat Islam di kedua negara.

Dengan adanya diskusi tentang dinamika tafsir Al-Qur'an di Indonesia, diharapkan para peserta, baik dosen maupun mahasiswa, dapat mengambil manfaat dan wawasan baru untuk diterapkan dalam kajian keilmuan mereka.