Kaprodi IAT UIN Suka Yogyakarta Menjadi Reviewer Kurikulum Prodi IAT UIN Walisongo, Semarang

Pada tanggal 9 Juni 2024, Dr. Ali Imron, S.Th.I, M.S.I, yang juga Kaprodi IAT UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi reviewer kurikulum OBE prodi IAT UIN Walisongo semarang. Dalam acara ini, Ali Imron memberikan catatan-catatan berharga bagaimana cara merancang kurikulum yang baik sesusia dengan buku panduan dari kemendikbud tahun 2020.

"Dalam merancang dan membuat kurukulum OBE, yang harus diperhatikan adalah: (1) out come lulusan seperti apa yang dihasilkan oleh sebuah program studi. Profil lulusan yang mau dicetak itu apa saja. (2) Lalu, kompetensi apa saja yang harus dikuasai oleh lulusan tersebut. Nah, dari kompetensi-kompetensi itulah kemudian yang ditentukan (3) mata kuliah apa saja yang dibutuhkan untuk mencetak lulusan dengan kompetensi-kompetensi tersebut.

Dalam acara ini, WD 1 Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang,Dr. Sri Purwaningsih, M.Ag,menanyakan bagaimana resep dan cara agar prodi mendapat akreditasi unggul. Dalam jawabannya, Dr. Ali Imron menjelaskan bahwa akreditasi unggul yang diperoleh prodi-prodi UIN Suka menempuh dua jalur. Yakni, jalur konversi akreditasi internasional FIBAA dan jalur mengisi borang akreditasi 9 kriteria BAN PT. Ada 20 prodi yang mendapat akreditasi FIBAA yang kemudian diajukan konversi unggul ke BAN PT, sementara 10 sprodi sisanya mendapat akreditasi unggul dari jalur mengisimengisiborangakreditasi 9 kriteria BAN PT. Hanya saja karena peraturan BAN PT terbaru sekarang untuk prodi sosial humaniora hanya mengakui akreditasi unggul dari ACQUIN, maka prodi-prodi di UIN Walisongo kalau mau menempuh jalur konversi akreditasi internasional harus mengambil akreditasi dari ACQUIN."