Sejarah

Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT) adalah program studi yang fokus kepada kajian al-Qur’an dan tafsir dengan segala kompleksitasnya, dalam rangka menghasilkan alumni yang profesional dan mampu berkompetisi secara global. Secara historis, prodi ini dahulu bernama Jurusan Tafsir Hadis (TH), berdiri pada tanggal 27 Juli 1988 dengan SK yang ditandatangani oleh Menteri Agama RI (SK No. 122 tahun 1988).

Pada tahun 1990 Jurusan TH dipindah dari Fakultas Syari’ah ke Fakultas Ushuluddin dengan alasan agar kajian tafsir dan hadis tidak semata-mata berorientasi pada kajian hukum. Selain itu, kajian al-Qur’an dan hadis sebagai sumber utama ajaran Islam lebih tepat berada di Fakultas Ushuluddin. Jurusan TH memperoleh izin operasional dengan SK No. DJ.I/39/2010 tertanggal mulai penandatanganan SK (29 Januari 2010). Seiring dengan SK Direktur Jendral Pendidikan Islam No 4979 tanggal 5 September 2014, Jurusan TH berganti nama menjadi Prodi IAT.

Pada tahun 2005, Jurusan TH mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dengan hasil nilai A.  Berdasarkan akreditasi tanggal 29 Januari 2010, dengan SK BAN PT No. 306/BAN-PT/Ak-XIII/S1/1 2011, Jurusan TH mengalami penurunan nilai akreditasi dari A ke B (356). Akhirnya, berdasarkan pengajuan akreditasi pada bulan Juli 2015, Prodi IAT berhasil memperoleh nilai akreditasi A (367) dengan SK BAN PT No. 1122/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2015 tanggal 31 Oktober 2015. Akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun mulai tanggal ditetapkan sampai tanggal 31 Oktober 2020.  

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom